Pola Conte Bikin Produktivitas Hazard Meningkat

Gelandang serang Chelsea, Eden Hazard, memuji peran manajer Antonio Conte. Berkat Conte, produktivitas Hazard kembali meningkat.
Hazard mencetak gol ke-11 di Premier League pada musim ini saat Chelsea menang 2-1 atas West Ham United, Senin (6/3/2017). Diego Costa menggandakan keunggulan Chelsea, sebelum West Ham mempertipis keadaan lewat gol Manuel Lanzini.
Tambahan satu gol itu membuat Hazard gembira. Dia kian mendekati rekor 14 gol dalam satu musim Premier League yang dibukukannya pada 2013-2014 dan saat Chelsea menjuarai Premier League, musim 2014-15.
“Bermain agak ke dalam seperti sekarang membuat saya lebih mudah terhubung dengan rekan-rekan,” kata Hazard kepada Sky Sports seusai laga.
“Musim lalu, saya lebih melebar dan di posisi tersebut terkadang saya sendirian melawan dua pemain,” ucap pemain berusia 26 tahun itu.
Saat dilatih Jose Mourinho dan Guus Hiddink pada musim lalu, Hazard bermain sebagai gelandang sayap kiri dalam formasi 4-2-3-1.
Musim ini, Conte mantap di formasi 3-4-3. Hazard diplot sebagai penyerang kiri yang tugasnya menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Perubahan posisi yang lebih maju itu membuat produktivitas gol Hazard meningkat. Rata-rata gol dia musim ini adalah 0,42 per pertandingan. Rekor rata-rata gol dia sebelumnya adalah 0,40 pada musim 2013-2014.

4 – Eden Hazard has scored 4 Premier League goals v West Ham; against no other side has he scored more (also 4 v Newcastle Spurs). Counter
OptaJoe (@OptaJoe) March 6, 2017
Pesepak bola asal Belgia ini pun secara terbuka memuji Conte.
“Antonio Conte mempunyai karakter hebat dan sangat membantu kami,” ujar Eden Hazard.
Bermodal ketajaman dari posisi barunya, Hazard pun menargetkan untuk bisa kembali berjaya di Premier League bersama The Blues – julukan Chelsea.
“Kami ingin memenangi trofi Premier League secepat mungkin dan membawanya kembali ke Stamford Bridge,” tutur dia lagi.
Chelsea saat ini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 66 poin dari 27 laga. Mereka unggul 10 poin atas Tottenham Hotspur di posisi kedua.
Sebagai perbandingan, saat menjadi juara Premier League pada 2014-2015, Chelsea mengumpulkan 63 poin dari 27 laga, unggul delapan poin atas Manchester City di posisi kedua.

uggssfr.com mpo88 Sumber: Kompas.com