Mendag: Stabilitas Nilai Tukar Penting

Pasaran Togel RIMANEWS- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah khususnya terhadap dolar Amerika Serikat merupakan persoalan yang sangat penting bagi para pelaku usaha di Indonesia. “Bukan soal berada pada kisaran berapa, akan tetapi lebih kepada stabilitasnya,” kata Lutfi, seusai melakukan kunjungan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/6). Lutfi menjelaskan, jika terjadi pergerakan yang tidak stabil terkait nilai tukar tersebut, akan menyulitkan para pelaku usaha baik itu importir maupun eksportir dalam melakukan kegiatan perdagangan. “Bagi para importir akan sulit, begitu juga para eksportir, memang untuk eksportir dalam jangka pendek akan bagus akan tetapi suatu saat mereka juga membutuhkan impor bahan baku dan bahan penolong,” ujar Lutfi. Menurut Lutfi, dengan adanya siklus dimana para eksportir juga akan melakukan importasi bahan baku dan bahan penolong tersebut, maka stabilitas nilai tukar rupiah jauh lebih penting daripada harus mematok nilai tukar pada kisaran yang ditentukan. “Terkait pergerakannya, tidak boleh loncat, dan jangan dipatok juga,” ucap Lutfi. Sebelumnya, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (24/6) sore menguat sebesar 10 poin menjadi Rp11.980 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp11.992 per dolar AS. Sementara pada Kamis (26/6), nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, berada di posisi Rp12.088 per dolar AS atau menguat dua poin dibanding sebelumnya yakni Rp12.090. “Faktor eksternal menjadi pendorong mata uang rupiah menguat, meski masih dalam kisaran terbatas,” kata pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Ruly Nova di Jakarta. Menurut dia, dolar AS cenderung tertekan terhadap mayoritas mata uang utama dunia setelah data produk domestik bruto (PDB) AS kuartal pertama AS turun menjadi 2,9 persen. Kendati demikian, menurut dia, penguatan rupiah diperkirakan hanya dalam jangka pendek seiring dengan kondisi politik yang cenderung panas. Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia, tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.091 dibandigkan posisi sebelumnya Rp12.027 per dolar AS. (lil/ant) Baca Juga Penurunan Harga Gas Tekan Impor Industri Tekstil Rupiah Melemah 47 Poin dari Penutupan Kemarin Negeri Spesialis Impor Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : ekonomi , RUPIAH , impor , ekspor , Nilai Tukar , Muhammad Lutfi , Keuangan , ekonomi , RUPIAH , impor , ekspor , Nilai Tukar , Muhammad Lutfi , Keuangan

Sumber: RimaNews