FIGC Beri Kesempatan Terakhir buat Parma!

Metrotvnews.com, Parma: Otoritas sepak bola Italia (FIGC) akhirnya mengambil sikap terkait “nafas” Parma yang kembang-kempis di sisa kompetisi musim ini. PSSI-nya Italia itu mengancam akan mengeluarkan Parma dari Serie A jika masalah keuangan mereka tak juga teratasi. Penundaan laga Genoa kontra Parma yang sedianya digelar pada Minggu 1 Maret besok, menjadi dispensasi atau kelonggaran terakhir FIGC untuk Parma. Jika mereka tak mampu bertanding pada pekan-pekan selanjutnya, maka FIGC akan langsung mengambil tindakan tegas. Baca juga Pavel Nedved Disanksi FIGC Perpanjangan Kontrak Tertunda, Donnarumma Terancam Hengkang dari Milan Highlight Liga Italia Seri A Pekan ke-15 Brandconnect 8 Jajanan Indonesia Terlezat untuk Dicicipi “Ini kesempatan terakhir untuk Parma. Saya sudah melakukan yang saya mampu. Saya tidak bisa terus-menerus menunda pertandingan setiap pekan. Jika Anda (Parma) tidak bermain dalam beberapa laga secara beruntun, maka masalahnya akan terselesaikan dengan sendirinya,” tegas Presiden FIGC Carlo Tavecchio “Pertandingan hari Minggu lalu ditunda karena pemain tidak ingin bermain di balik pintu tertutup, dan saya tidak ingin mempermalukan mereka. Kali ini pertandingan harus kembali ditunda dengan alasan sama,” lanjutnya. Taveccchio menilai krisis keuangan yang dihadapi Parma saat ini memang sudah sangat kronis. Utang yang mencapai 200 juta euro membuat siapapun yang tertarik untuk menyelamatkan Parma pastinya akan berpikir dua kali. “Hari ini kita telah datang dengan rancangan pedoman yang akan menempatkan pembatasan besar pada siapa saja yang ingin membeli klub Serie A. Tidak ada yang akan membeli klub dengan Euro,” tegasnya. “Klub ini sudah berantakan. FIGC tidak bertanggung jawab terhadap situasi yang dihadapi Parma. Pada 30 Juni lalu, mereka telah membayar komitmen keolahragaan mereka. Lalu, dari September hingga sekarang, pemiliknya (Thomaso Ghiradi) tidak membayar dan mengalihkan kontrol klub kepada pihak lain (Rezart Taci). Jika mereka tidak segera menyerahkan laporan keuangan mereka ke pengadilan, maka tak ada yang bisa memberi mereka Euro (menyelamatkan klub),” tegas Tavecchio. Jika pada akhirnya Parma dinyatakan bangkrut oleh pengadilan, maka FIGC akan menyatakan Parma melanggar aturan sehingga harus dikeluarkan dari kompetisi. Apabila situasinya demikian, maka tim-tim yang akan jadi lawan mereka di sisa kompetisi musim ini akan dinyatakan menang 3-0. (Football-Italia) (ACF)

Sumber: MetroTVNews