Ingin Setara SLTA, Dua Ponpes Babel Kejar Status Madrasah

Rimanews – Dua lembaga pesantren di Bangka Belitung diharapkan mendapat status madrasah. Keinginan ini dinyatakan oleh pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat. Perubahan status menjadi madrasah membuka peluang kegiatan belajar mengajar mandiri. “Kami sudah melakukan peninjauan lapangan ke dua pondok pesantren tersebut sebagai tindak lanjut proposal permohonan peningkatan status menjadi madrasah yang diajukan pengurus pondok,” ujar Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kabupaten Bangka Barat, Safrian Isbihani, Selasa (12/8). Kedua pesantren yang mengajukan proposal antara lain Pesantren Madiatul Ilmi di Kecamatan Tempilang dan pesantren di Desa Dendang, Kecamatan Kelapa. Status madrasah sesuai isi proposal yaitu lembaga pendidikan setara sekolah menengah ke atas. Baca Juga Pemerintah siapkan UN menjadi ujian sekolah standar nasional Ciptakan rekayasa kopi luwak, mahasiswa ini raih medali emas Umrah Lebih dari Sekali Kena Biaya Visa Safrian yakin pemerintah akan memberikan ijin peningkatan status bagi salah satu pesantren tersebut tahun depan. Sebab, pesantren di kecamatan Tempilang telah memenuhi syarat administratif untuk mengadakan kegiatan pendidikan formal berbasis keislaman. “Cukup layak, dari sisi ketersediaan lahan dan jumlah santri cukup mendukung dan layak menyelenggarakan pendidikan sendiri,” katanya. Para santri dan warga sekitar sebelumnya harus menginduk ke madrasah negeri di Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang. Namun, warga mengeluh karena proses yang berbelit dan biaya lebih mahal. “Kami berharap proposal disetujui dan pondok pesantren itu meningkat menjadi madrasah sehingga bantuan operasional sekolah bisa disalurkan untuk memotivasi para santri dan pengelola pondok dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar,” harapnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : SLTA , Ponpes , Madrasah , kemenag , Bangka Belitung , pendidikan , Budaya

Sumber: RimaNews