Ledek Perempuan yang Studi Dokter, Ulama Saudi Picu Kemarahan

RIYADH – Seorang ulama kontroverisal di Arab Saudi bernama Saeed bin Farwa memicu kemarahan publik setelah mengejek perempuan yang studi di dunia kedokteran. Sikap ulama ini dikecam keras Grand Mufti SaudI Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh sebagai ucapan berbahaya. Farwa mengulang kembali khotbah kontroversialnya yang pernah disampaikan tahun 2010. Dia mengatakan, keluarga yang membiarkan anak perempuannya belajar kedokteran harus bertanggung jawab karena “menyebarkan perilaku amoral”. Dia beranggapan mahasiswa dan mahasiswi yang studi kedokteran berbaur. Dalam ledekannya, Farwa menggunakan diksi cabul, di mana dia menyebut ayah dari perempuan yang membiarkan putrinya studi kedokteran “bukan pria sejati”. Departemen Urusan Islam turun tangan untuk mengklarifikasi keabsahan Farwa sebagai ulama. Menurut departemen itu, Farwa tidak memiliki akreditasi untuk berkhotbah di tempat umum.”Khotbah serupa kembali (seperti) enam tahun yang lalu. Hal ini aneh, kembali muncul selama periode yang sama, di mana imam mengizinkan pengkhotbah (Saeed) bin Farwa untuk mengambil tempat,” kata advisor di Departemen Islam Saudi, Dr Abdul Rahman al-Askar kepada Al Arabiya , semalam (3/12/2016). ”Bin Farwa bukan pegawai dari kementerian, dia tidak berwenang untuk berkhotbah dan dia tidak bersertifikat,” ujar Askar. Grand Mufti Sheikh Abdul Aziz al-Sheikh turut mengkritik keras khotbah bin Farwa. ”Itu adalah pernyataan yang berbahaya, dan itu tidak bisa diterima,” kata al-Sheikh. “Studi (kedokteran ) kami dilindungi, dan laki-laki dan perempuan dipisahkan,” katanya. “Setiap gender dalam dua ruang yang berbeda.” ( mas ) dibaca 15.621x

Sumber: Sindonews