FIFA Resmi Pecat Sekjen Jerome Valcke Terkait Skandal Korupsi

Sebelumnya Valcke sudah terkena sanksi dibebastugaskan dari tugasnya sebagai sekretaris jenderal sejak 17 September tahun lalu. Dengan demikian, Dr Markus Kattner akan tetap melanjutkan tugas sebagai Plt Sekjen FIFA.
Skandal FIFA yang dari hari ke hari terus terkuak, membuat badan sepakbola internasional tersebut melakukan bersih-bersih. Setelah Sepp Blatter dan Michel Platini dihukum selama delapan tahun tidak boleh terlibat kegiatan sepakbola apa pun, kali ini Jerome Valcke yang terkena sanksi. Lebih berat dari sebelumnya, pria 55 tahun tersebut harus melambaikan tangan selamat tinggal untuk FIFA.
Dalam pernyataan resmi FIFA disebutkan, Komite Darurat FIFA pada 9 Januari 2016 memutuskan untuk memecat Jerome Valcke dari jabatan Sekretaris Jenderal FIFA secepatnya. Dengan demikian, Valcke bukan lagi Sekjen FIFA. Hubungan pekerjaan antara FIFA dan Valcke juga dihentikan.
Sebelumnya Valcke sudah dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Sekjen pada 17 September 2015. Dan pada 7 Januari 2016, proses pengadilan formal terhadapnya dibuka, oleh dewan pengadilan Komite Etik FIFA, dipimpin oleh Hans-Joachim Eckert.
Suspensi sementaara yang dikenakan kepada Valcke yang diperpanjang pada 6 Januari 206, tetap berlaku. Tugas Sekretaris Jenderal akan dilanjutkan oleh Plt. Sekjen, Markus Kattner.
Jerome Valcke diduga terlibat dalam upaya pengaturan agar tiket Piala Dunia 2014 di Brazil dijual di atas harga normal. Bukti keterlibatan Valcke ini muncul dari email percakapannya dengan Benny Alon, mantan konsultan JB Marketing. Disebutkan, ada upaya kedua orang tersebut untuk menegosiasikan harga tiket tiga hingga lima kali harga normal.
50 iket untuk babak 16 besar di Sao Paulo yang harganya 230 dolar akan dinaikkan menjadi 1.300 dolar. Sementara 600 tiket untuk pertandingan Jerman di babak penyisihan akan dinaikkan tiga kali lipat dari harga normal 190 dolar.

uggssfr.com keluaran togel sidney Sumber: Sidomi