797 Orang Ikut Ekspedisi NKRI Koridor Papua Selatan

liputan6 Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan tahun 2017 resmi dibuka. Sekitar 797 orang yang terdiri dari masyarakat sipil, mahasiswa, Anggota TNI dan Polri mengikuti kegiatan yang telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan, dikuti oleh 797 orang dan sudah dilaksanakan sebanyak tujuh kali,” kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (7/7/2017).

Mulyono menyebutkan, Ekspedisi NKRI tahun ini dilaksanakan melalui program lintas sektoral antara Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bekerjasama dengan TNI, Polri, peneliti dari instansi terkait, di antaranya Pemda, Perguruan Tinggi, Organisasi Kepemudaan dan segenap masyarakat.

Tema yang diusung dalam Ekspedisi NKRI 2017 ‘Peduli Masyarakat dan Lestarikan Alam’. Melalui kegiatan tersebut, TNI AD terus mengajak seluruh komponen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal Indonesia dengan berbagai keragaman hayati dan sosialnya, agar kecintaannya terhadap tanah air semakin meningkat.

“Pada tahun ini, ekspedisi akan dilaksanakan di dua Korwil, yaitu Korwil Merauke dan Korwil Boven Digoel. Khususnya bagi TNI AD, ekspedisi ini merupakan sebuah kegiatan yang strategis untuk mendukung upaya pemerintah RI membangun Indonesia dari pinggiran,” tutur Mulyono. liputan6

Ekspedisi NKRI Koridor Papua Selatan 2017 akan dilaksanakan pada Bulan Agustus-November 2017. Sebelum diberangkatkan ke Papua, pada Juli ini para peserta akan menerima pembekalan dan pelatihan, baik secara teori maupun praktek serta simulasi dan aplikasi di Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar dan mendapat pembekalan di Situ Lembang.

Keikutsertaan generasi muda diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa, memperkokoh kesatuan bangsa dan menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kelestarian alam dan lain sebagainya.

Mulyono berharap apa yang dihasilkan dari kegiatan Ekspedisi NKRI ini tidak saja berguna untuk kepentingan pertahanan, melainkan juga harus memberikan kontribusi yang positif bagi kepentingan yang lain, baik di bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan maupun penataan dan pengembangan kawasan/lingkungan sesuai dengan rencana tata ruang nasional.

Kami harap kegiatan Ekspedisi NKRI yang berkesinambungan mampu memberikan nilai tambah serta rekomendasi yang tepat kepada kementerian atau instansi terkait, untuk pengelolaan sumber daya alam demi mendorong pembangunan nasional,” ujarnya.

Selain itu, Mulyono berpesan kepada para peserta agar memanfaatkan dan mengoptimalkan waktu pembekalan dengan penuh semangat sehingga mampu menunjang pelaksanaan kegiatan ekspedisi. “Ikuti segala aturan yang ditetapkan secara disiplin dan penuh kesadaran,” ucap Mulyono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *